14 September 2009

Kasih Ibu Sepanjang Masa

Ibu......
Rasa cintaku padamu....
tidak sebesar cintamu padaku
Ibu.....
Rasa sayangku padamu...
tidak sebesar sayangmu padaku





Ibu.....
Dekapan, belaianmu sungguh menentramkan jiwaku
Ibu....
apapun yang Kau lakukan selalu ingat anakmu..

07 September 2009

Anakku



Kembali Alloh Memberiku titipan anak..
Cahaya Bunga Banyu Bening
Inilah nama anakku yang ke 3
tepat tanggal 1 September 2009 jam 22.30
di Kelahirannya, kurang lebih 5 Bulanan yang lalu eyang kakung tercinta H. Soewarno Menghadap sang Khaliq
setelah kesedihan, kembali aku dihibur kesenangan, dengan kelahiran anakku..
datang dan pergi begitu cepat....
batas senang dan sedih begitu tipis...
seperti dua sisi mata uang yang saling berganti


Ya Alloh ...
Ajarkan aku budi pekerti...
Ajarkan aku Moral...
Ajarkan aku Iman...dan Taqwa
untuk menuntun dan membimbing anak-anakku
sesuai kaidah-kaidahMu
Ya Alloh
Jangan Kau tinggalkan aku
Jangan jauhi aku
Aku Buta tanpa TuntunanMu
Aku Takut akan siksamu
Ya Alloh
Di Bulan Ramadhan ini
semoga doa-doa dan harapan kami
Engkau kabulkan....

09 Juli 2009

Guru



Guru...di gugu dan di tiru...
segala apa yang diucap dan di tulis
selalu jadi acuan murid...

Guru... di gugu dan di tiru...
segala apa yang dilakukan dan di perbuat
selalu menjadi sorotan....murid

Guru...di gugu dan di tiru...
Juga manusia....


Salam Boeat dr. Sulanto S. Danu, SpFK

Kamera: d70 Infrared
Lokasi: Monas, Djakarta

Sohib......


teman adalah konco......
konco belum tentu sahabat.....
Sahabat belum tentu......Sejenis
tetapi sahabat adalah teman yang bisa diajak untuk berbagi rasa.....


Salam Boeat Pramudho

16 Juni 2009

Cukur Rasa Madura


memang paling banyak tukang cukur sama penjual sate dari Madura (saya merasakan di Jogja, entah daerah lain)
mungkin karena cari penghidupan di kampung sangat sulit
mereka terus usaha keluar daerah
dan yang mereka rasakan berhasil dari kerabat dan tetangganya disana adalah jualan sate dan cukur rambut ( seperti orang tegal jualan Warteg ya, atau padang berdagang)
jadilah mereka rame-rame usaha potong rambut dan jualan sate.

Kebersamaan.......


kebersamaan....
keceriaan......
keakraban......
dan persaudaraan.....
janganlah cepat berakhir
jadikanlah cambuk
untuk memupuk jiwa yang lebih luas....
untuk sesama...
untuk bangsa
dan agama.......

24 April 2009

Asongan


walaupun sekedar asongan...
berdagang tidak seberapa di stasiun kereta
tapi tetap saja di kejar-kejar kamtib....
ada dianggap sampah.....
tidak ada serasa gersang.....
diantara yang menolak, pasti ada yang menerima....
nikmatnya jika ada yang membeli......
dapat untuk bertahan di kemudian hari......

03 Januari 2009

Jukung




Masyarakat Banjarmasin tak bisa dipisahkan dari berbagai aktivitas kehidupan air sungai dan kelotok, kelotok adalah perahu kecil dengan mesin tempel. Kendaraan tersebut menjadi kebutuhan utama, sarana transportasi di sepanjang sungai di Banjarmasin. Masyarakat lokal sering menyebut perahu bermesin tempel ini kelotok dan kapal tanpa mesin disebut Jukung.
Banyaknya masyarakat pengguna kelotok dan jukung, menjadikannya peluang bisnis tersendiri, dan persaingan antar pengusaha kelotok pun menjadi makin ketat, karena telah tergusur dengan kendaraan darat, yang populasinya semakin meningkat.



tetapi dengan mencoba transportasi sungai ini akan terasa menyenangkan, jika sekali-kali Anda mengunjungi Banjarmasin cobalah dan rasakan naik jukung ini, disamping murah para pengemudinya juga sangat ramah-ramah.
Ada kejadian kecil sewaktu saya naik jukung dan mengalami kerusakan mesin jukung terpaksa berhenti di pinggir sungai Barito, dimana pengemudi jukung memperbaiki kapalnya banyak rekan-rekan mereka sesama pemilik jukung yang dengan sukarela menolong memperbaiki jukung tersebut hingga larut malam.



Kamera infrared: d70
Lokasi: Banjarmasin

18 Desember 2008

Merapi dari Selo....



Kecamatan Selo berada di tengah-tengah dua gunung, yakni Merapi dan Merbabu. Keindahan akan terasa ketika lewat jalur dari Solo-Boyolali memasuki Kecamatan Cepogo, sebelum Selo. Jalan naik yang berkelok-kelok dengan pemandangan di dua sisi sangat memesona. Keindahan akan makin tampak ketika memasuki Kecamatan Selo. Jalan menikung tajam dengan aspal halus membuat kita makin mengagumi betapaindah alam ciptaan Tuhan.



Kamera: d70
Lokasi Selo Boyolali

10 Desember 2008

Sedjarah 4


Candi Sewu merupakan peninggalan kebudayaan Buddha kedua terbesar setelah Borobudur.

Berdasarkan prasasti dan data arsitekturnya, Candi Sewu dibangun sekitar tahun 782 M–792 M, tepatnya pada masa pemerintahan Rakai Panakaran dan Rakai Panaraban (seorang raja besar Mataram kuno). Dan merajuk pada prasasti berangka tahun 714 C atau 792 M yang ditemukan pada tahun 1960 disini, nama asli Candi Sewu adalah Manjus’rigrha atau rumah Manjusri, yaitu salah satu Boddhisatwa dalam agama Buddha.

Menurut legenda rakyat setempat, seluruh candi ini berjumlah 999 dan dibuat oleh seorang tokoh sakti bernama, Bandung Bondowoso hanya dalam waktu satu malam saja, sebagai prasyarat untuk bisa memperistri dewi Roro Jonggrang. Namun keinginannya itu gagal karena pada saat fajar menyingsing, jumlahnya masih kurang satu.




Kamera Infrared: d70
Lokasi Candi Sewu

Apa Kata Mereka....